Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang melalui prakirawan Riris, memperkirakan kondisi cuaca di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (24/02/2025) didominasi oleh awan tebal hingga hujan ringan. Sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang dengan durasi singkat.
Pada pagi hari, cuaca di NTT umumnya berawan tebal hingga hujan ringan. Sementara itu, pada siang hingga sore hari, kondisi serupa masih terjadi dengan potensi hujan sedang di wilayah Soe, Alor, Bajawa, dan Waikabubak. BMKG juga mengingatkan potensi hujan yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang di wilayah Oelamasi, Kefamenanu, Atambua, Maumere, Ende, Mbay, Borong, Ruteng, Labuan Bajo, dan Waibakul.
Memasuki malam hingga dini hari, kondisi cuaca masih didominasi awan tebal hingga hujan ringan. Suhu udara di NTT berkisar antara 21 hingga 33 derajat Celsius. Sementara itu, suhu udara di wilayah dataran tinggi seperti Manggarai dan Ngada lebih rendah, berkisar antara 18 hingga 28 derajat Celsius. Arah angin umumnya bertiup dari selatan hingga barat dengan kecepatan sekitar 10 km/jam.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah Kabupaten Kupang, Belu, Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Nagekeo, Sika, Alor, Lembata, Flores Timur, Sumba Tengah, dan Sumba Barat Daya.
Secara khusus, prakiraan cuaca di Kabupaten Ende menunjukkan potensi hujan ringan pada pagi hari, hujan disertai petir pada siang hari, hujan ringan pada malam hari, serta kondisi berawan pada dini hari. Suhu udara di Ende diperkirakan berkisar antara 21 hingga 29 derajat Celsius, dengan arah angin bertiup dari barat berkecepatan 10 km/jam.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan selalu memperbaruin informasi cuaca guna mengantisipasi dampak yang ditimbulkan.
Sumber : https://www.rri.co.id/

Leave A Comment